
Monday, April 16, 2012
Serat Rosela (Java Jute)

Serat Kapas
Walau pun pada saat ini pemakaian bahan tekstil dari kapas sudah sedikit terdesak oleh bahan bahan tekstil yang terbuat dari bahan yang terbuat dai serat buatan, tetapi hingga kini kapas masih tetap memegang peranan penting dalam per industrian tekstil kurang lebih ada 51% dari produksi tekstil dunia masih terdiri dari kapasKapas merupakan serat selulosa yang berasal dari serat biji-bijian. Menurut sejarahnya kapas sudah dikenal kira-kira 5000 tahun SM. Menurut para ahli, India adalah negara tertua yang menggunakan kapas. Sifat-sifat serat kapas adalah sebagai berikut: Serat kapas pendek-pendek antara 20–55 mm. Serat kapas sangat kuat. Dalam keadaan basah kekuatannya bertambah lebih kurang 25%. Hal ini perlu diketahui untuk mencuci dan menyeterika bahan dari serat kapas. Makin kuat serat makin mudah memeliharanya. Kekutan kapas dapat dipertinggi dengan jalan merendam dalam coustic soda. Hal ini juga akan menambah kilau dan daya isap pada waktu dicelup. Kapas sangat higroskopis atau menghisap air. Kapas kurang kenyal yang menyebabkan kapas mudah kusut. Untuk memperbaiki sifat ini kain kapas perlu dikanji dan menyempurnakan dengan damar buatan. Kapas tahan uji, tahan panas seterika yang tinggi. Tahan sabun yang kuat atau mengandung banyak lindi untuk melarutkan kotoran dan tahan obat-obat kelantang. Jadi bahan kapas dapat dikelantang. Kapas tidak tahan terhadap asam mineral dan asam organik. Walaupun demikian asam organik digunakan juga untuk memperindah tenunan dari kapas, dengan kadar tertentu kapas dapat menjadi tembus terang. Proses ini disebut dengan memperkamen. Kain kapas tahan ngengat tetapi tidak tahan cendawan. Harus disimpan dalam keadaan kering. Di samping sifat-sifat yang menguntungkan di atas ada sifat-sifat yang kurang menguntungkan, namun masih terus dilakukan penyelidikan untuk mengatasinya, di antaranya bahan kapas susut saat dicuci. Jadi, jika menggunakan bahan kapas hendaklah direndam terlebih dahulu sebelum digunting agar setelah dibuat pakaian tidak berubah ukurannya.
Wednesday, April 11, 2012
Serat Sutera
Saturday, April 7, 2012
Serat Rami
Bundel
serat rami dipisah-pisahkan dengan mesin pemisah (decortization machine).
Setelah dipisah dari kayunya, serat harus dimasak (degumming) dengan larutan
alkali lemah. Serat rami merupakan serat
batang yang ter panjang dibanding yang
lainnya, panjang sekitar 30 cm dan sebelum dipintal dipotong-potong dahulu
menjadi bentuk stapel dengan panjang
sekitar 5 cm. Serat rami mentah banyak diekspor ke Jepang yang akan dipintal dan ditenun menjadi
kain. Negara penghasil benang dan kain rami, adalah Jepang
Jerman dan Perancis. Indonesia
mengusahakan produksi rami secara nasional, tetapi hasilnya belum mencapai
sasaran, meskipun rami penelitian dari Balai Besar Tekstil Departemen
Perindustrian memberikan hasil memungkinkan untuk diproduksi.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Monday, April 16, 2012
Serat Rosela (Java Jute)

Serat Kapas
Walau pun pada saat ini pemakaian bahan tekstil dari kapas sudah sedikit terdesak oleh bahan bahan tekstil yang terbuat dari bahan yang terbuat dai serat buatan, tetapi hingga kini kapas masih tetap memegang peranan penting dalam per industrian tekstil kurang lebih ada 51% dari produksi tekstil dunia masih terdiri dari kapasKapas merupakan serat selulosa yang berasal dari serat biji-bijian. Menurut sejarahnya kapas sudah dikenal kira-kira 5000 tahun SM. Menurut para ahli, India adalah negara tertua yang menggunakan kapas. Sifat-sifat serat kapas adalah sebagai berikut: Serat kapas pendek-pendek antara 20–55 mm. Serat kapas sangat kuat. Dalam keadaan basah kekuatannya bertambah lebih kurang 25%. Hal ini perlu diketahui untuk mencuci dan menyeterika bahan dari serat kapas. Makin kuat serat makin mudah memeliharanya. Kekutan kapas dapat dipertinggi dengan jalan merendam dalam coustic soda. Hal ini juga akan menambah kilau dan daya isap pada waktu dicelup. Kapas sangat higroskopis atau menghisap air. Kapas kurang kenyal yang menyebabkan kapas mudah kusut. Untuk memperbaiki sifat ini kain kapas perlu dikanji dan menyempurnakan dengan damar buatan. Kapas tahan uji, tahan panas seterika yang tinggi. Tahan sabun yang kuat atau mengandung banyak lindi untuk melarutkan kotoran dan tahan obat-obat kelantang. Jadi bahan kapas dapat dikelantang. Kapas tidak tahan terhadap asam mineral dan asam organik. Walaupun demikian asam organik digunakan juga untuk memperindah tenunan dari kapas, dengan kadar tertentu kapas dapat menjadi tembus terang. Proses ini disebut dengan memperkamen. Kain kapas tahan ngengat tetapi tidak tahan cendawan. Harus disimpan dalam keadaan kering. Di samping sifat-sifat yang menguntungkan di atas ada sifat-sifat yang kurang menguntungkan, namun masih terus dilakukan penyelidikan untuk mengatasinya, di antaranya bahan kapas susut saat dicuci. Jadi, jika menggunakan bahan kapas hendaklah direndam terlebih dahulu sebelum digunting agar setelah dibuat pakaian tidak berubah ukurannya.
Wednesday, April 11, 2012
Serat Sutera
Saturday, April 7, 2012
Serat Rami
Bundel
serat rami dipisah-pisahkan dengan mesin pemisah (decortization machine).
Setelah dipisah dari kayunya, serat harus dimasak (degumming) dengan larutan
alkali lemah. Serat rami merupakan serat
batang yang ter panjang dibanding yang
lainnya, panjang sekitar 30 cm dan sebelum dipintal dipotong-potong dahulu
menjadi bentuk stapel dengan panjang
sekitar 5 cm. Serat rami mentah banyak diekspor ke Jepang yang akan dipintal dan ditenun menjadi
kain. Negara penghasil benang dan kain rami, adalah Jepang
Jerman dan Perancis. Indonesia
mengusahakan produksi rami secara nasional, tetapi hasilnya belum mencapai
sasaran, meskipun rami penelitian dari Balai Besar Tekstil Departemen
Perindustrian memberikan hasil memungkinkan untuk diproduksi.
Subscribe to:
Posts (Atom)